3 Alasan Barcelona Tidak Tertarik Untuk Merekrut Adrien Rabiot

3 Alasan Barcelona Tidak Tertarik Untuk Merekrut Adrien Rabiot

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Langkah Adrien Rabiot ke Barcelona menjadi salah satu rumor terpanas di pasar transfer musim dingin. Barcelona dan Paris Saint Germain (PSG) terkesan dengan transfer Rabiot.

Dalam sebuah laporan, Barcelona dikatakan telah setuju untuk membawa Rabiot ke Nou Camp. Namun di sisi lain, PSG benar-benar ingin memperpanjang kontrak pemain berusia 23 tahun itu.

Kabarnya Rabiot ingin meninggalkan Barcelona. Dia bahkan melakukan pemogokan pelatihan sehingga PSG akan melepasnya.

Aksi tersebut mendapat reaksi keras dari Le Parisien -julukan PSG. Klub Thomas Tuchel dikabarkan membekukan status Rabiot sebagai pemain di tim utama.

Terlepas dari rumor ini, Barcelona tidak mungkin membutuhkan Rabiot terlalu banyak. Seperti dilansir Sportskeeda, berikut adalah tiga alasan.

1. Persaingan di Sektor Menengah

Barcelona saat ini memiliki stok pemain yang melimpah di lini tengah. Mulai dari Ivan Rakitic, Sergio Busquets, hingga Arturo Vidal.

Belum lagi ada Arthur Melo, Denis Suarez, dan Rafinha Alcantara. Stok yang melimpah inilah yang membuat Barcelona sepertinya tidak membutuhkan tambahan gelandang baru.

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde diketahui sering menggunakan formasi 4-3-3. Itu artinya, hanya ada tiga posisi yang akan menjadi pertarungan para gelandang.

Dengan masuknya Rabiot, persaingan di lini tengah Barcelona semakin ketat. Alih-alih menjadi pemain utama, Rabiot mungkin justru menjadi pemanis bagi bangku cadangan karena ia tidak mampu bersaing dengan gelandang lain.

2. Mengembangkan Pemain Muda

Beberapa waktu lalu, Barcelona dikritik karena tidak memprioritaskan lulusan akademi mereka, La Masia. Bahkan, ada beberapa pemain yang dianggap cocok untuk tim utama.

Barcelona sendiri membantah bahwa itu tidak lagi memprioritaskan alumni La Masia. Dalam pertandingan Copa del Rey, mereka memainkan dua lulusan La Masia, Carles Alena dan Ruqui Puig.

Hasilnya, mereka membantu Barcelona menang 4-1 atas Cultura Leonesa. Karena itu, daripada membawa Rabiot, Barcelona dianggap lebih fokus mengembangkan kemampuan kedua pemain.

Bukan tidak mungkin, Alena dan Puig bisa menjadi penerus Xavi Hernandez atau Andres Iniesta. Seperti diketahui, kedua legenda klub adalah lulusan asli La Masia.

3. Catatan buruk Rabiot

Selain dua faktor di atas, faktor perilaku Rabiot juga nampaknya layak dipertimbangkan untuk Barcelona. Alasannya, Rabiot disebut-sebut sebagai pemain yang suka tidak menaati klub.

Salah satu contoh adalah ketika Rabiot menolak untuk memanggil pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps sebelum Piala Dunia 2018. Kejadian ini dimulai ketika Rabiot meminta Deschamps untuk menghapusnya dari daftar tunggu para pemain tim nasional Prancis.

Ingin mengonfirmasi email, Deschamps memanggil Rabiot. Tapi pemain malah mematikan ponsel.

“Saya memanggilnya untuk mendapatkan konfirmasi, apakah dia benar-benar orang yang mengirim email. Telepon saya tidak dijawab,” kata Deschamps.

Faktor disiplin ini dianggap layak menjadi perhatian Barcelona. Bukan tidak mungkin faktor ini bahkan menjadi bumerang bagi klub.