Dua Pemain Real Madrid, Toni Kroos dan Luka Modric Akan Bergabung di Inter Milan

Dua Pemain Real Madrid, Toni Kroos dan Luka Modric Akan Bergabung di Inter Milan

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya CEO Inter Milan yang baru, Beppe Marotta yang bergabung pada 13 Desember 2019 kemudian membuat rumor transfer bermunculan. Dia dikabarkan ingin membuat sejumlah bintang dikabarkan akan berlabuh di Stadion Giuseppe Meazza.

Faktanya, dua pemain Real Madrid, Toni Kroos dan Luka Modric, dikabarkan akan bergabung dengan Inter Milan di bursa transfer Januari 2019. Inter Milan mencari gelandang baru.

Bahkan, Inter Milan sudah memiliki Radja Nainggolan. Namun, gelandang Belgia itu dianggap tidak dalam performa terbaiknya. Nainggolan sendiri hanya mencetak dua gol dalam 12 pertandingan Serie A dengan catatan bermain selama 731 menit.

Bahkan, Inter Milan berani menebus Modric dan Kroos sesuai dengan klausul kontraknya di Real Madrid. Modric, seperti dikutip dari Transfermarkt, menelan biaya 50 juta euro.

Sementara itu, Kroos, yang masih berusia 29 tahun, menelan biaya 80 juta euro. Inter Milan sudah menyiapkan uang untuk mereka.

Pelatih Inter Milan menjawab

Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti akhirnya membuka suaranya. Menurutnya, klub masih santai dengan rumor yang berkembang di media.

“Tidak ada kebingungan sama sekali di klub kami. Kami berada di tengah pasar transfer musim dingin, jadi kami menerima semua nama dan spekulasi yang berkembang, seperti biasa.”

“Di media sosial, semua yang ada di Inter harus menyadari bahwa semua pesan terbuka dan dapat dibaca oleh semua orang,” kata Spalletti, yang dikutip dari situs resmi Inter Milan.

Fokus pada Prestasi

Daripada memikirkan rumor transfer, Spalletti mengatakan dia fokus membantu Inter Milan meraih prestasi di sepakbola Italia.

“Saya tidak tahu berapa banyak poin yang bisa kami raih di paruh kedua musim ini. Tetapi kami tidak boleh membatasi apa pun di kami. Kami adalah Inter, kami memiliki ambisi kuat dan ingin mencapai yang terbaik yang kami bisa,” katanya.

Seusai Dipecat Manchester United, Jose Mourinho Akui Tolak Tiga Tawaran Pekerjaan

Mourinho mengaku senang meski sudah tiga pekan menganggur dan menegaskan bahwa pekerjaan berikutnya harus membuatnya merasa tertantang.

Mantan manajer Manchester United Jose Mourinho blakblakan telah menolak tiga tawaran pekerjaan saat dihadirkan sebagai pandit beIN SPORTS untuk mengomentari laga Arsenal kontra Chelsea, Minggu (20/1) dini hari WIB tadi.

Sejak dipecat dari kursinya di Old Trafford pada Desember kemarin, Mourinho kemudian menganggur dan tidak memiliki klub, sedangkan Ole Gunnar Solskjaer yang menggantikannya sanggup membawa Setan Merah meraih tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi seusai mengalahkan Brighton & Hove Albion di pekan ke-23 Liga Primer.

Meski begitu, Mourinho mengaku bakal kembali terjun ke dunia manajerial suatu saat nanti, dengan menekankan pekerjaan itu harus membuatnya senang untuk menghadapi tantangan.

“Saya bahagia dengan tiga pekan ini [sejak dipecat United], saya senang dengan pengalaman ini [menjadi pandit] dan saya akan memiliki pengalaman lain yang normalnya tidak saya miliki,” kata Mourinho.

“Namun saya tahu, dan saya yakin bahwa pada akhir Maret nanti saya akan kesulitan untuk bahagia.

“Saya akan menganalisis segala sesuatunya. Saya sudah menolak tiga tawaran pekerjaan karena saya tidak merasa itu adalah hal yang saya inginkan.

“Saya akan kalem. Semakin banyak waktu yang saya miliki, semakin baik saya mempersiapkan diri.

“Pekerjaan berikutnya harus sesuatu yang bisa membuat saya merasa bahagia untuk menyambut tantangan,” tegas pria Portugal tersebut.

Adapun kini, sosok berjuluk The Special One itu santer dikaitkan dengan kepulangan ke Real Madrid serta klub raksasa Portugal Benfica.

Paul Pogba, Pengagum Kevin De Bruyne (Manchester City) dan Dua Pemain Real Madrid

Paul Pogba, Pengagum Kevin De Bruyne (Manchester City) dan Dua Pemain Real Madrid

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Bintang Manchester United Paul Pogba mengaku pengagum Kevin De Bruyne (Manchester City) dan dua pemain Real Madrid, Luka Modric dan Toni Kroos.

Pogba memang bukan hanya pesepakbola profesional. Di sela-sela waktu luangnya, ia sering menonton pertandingan sepak bola.

“Saya suka menonton pertandingan. Ketika saya masih muda saya terbiasa melihat bagaimana striker bermain, tapi sekarang saya seorang gelandang, dan saya melihat para pemain bermain di lini tengah,” katanya.

Pemain berusia 25 tahun itu mengklaim ada banyak pemain yang ia kagumi. Pogba juga berusaha meniru keunggulan yang dimiliki oleh para pemain ini.

“Saya belajar dari Yaya Toure, Xavi, (Andres) Iniesta, Paul Scholes, Michael Carrick saat itu (masih pemain muda),” katanya.

“Sekarang saya melihat De Bruyne, Modric, Kroos. Saya mencoba belajar dari mereka,” tambah Paul Pogba.

Lebih bersinar di Manchester United

Pogba menikmati karirnya di Manchester United setelah kedatangan manajer sementara Ole Gunnar Solskjaer. Ia tampil menawan setelah kesulitan berkembang di era Jose Mourinho.

Pogba telah mencetak empat gol dan mengemas empat assist dari lima pertandingan di Liga Premier. Catatan yang membuat Pogba lebih waspada terhadap pemain lawan.

Pemain tim nasional Prancis akan kembali mengandalkan Solskjaer ketika Manchester United menjamu Brighton & Hove Albion pada minggu 23 di Old Trafford, Sabtu (19/1/2019). Sosoknya diharapkan memberikan perbedaan untuk membawa Setan Merah meraih kemenangan.

Tidak Didiskualifikasi, Barcelona Jumpa Sevilla Di Perempat-Final Copa Del Rey

Usai tersingkir di kompetisi ini, Levante sempat mengajukan komplain karena Bracelona menurunkan pemain yang kena skors di leg pertama.

Barcelona tetap melanjutkan kompetisi di Copa del Rey setelah Hakim Carmen Perez menyatakan kalau komplain Levante terkait penggunakan pemain yang kena skos telah melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Levante pada awalnya mengajukan komplain pada Jumat (18/1) terkait bek Barcelona Chumi, yang bermain di leg pertama babak 16 besar Copa del Rey.

Di pertandingan itu, dengan Chumi tampil selama 58 menit, Levante menang 2-1. Namun, klub berbasis di Valencia itu tersingkir di babak 16 besar karena kalah 3-0 di leg kedua di Camp Nou sehingga Azulgrana lolos dengan keunggulan agregat 4-2.

Chumi sejatinya terlilit suspensi di pertandingan leg pertama itu karena mengakumulasi lima kartu kuning di Segunda Division B. Pihak Levante kemudian mengajukan komplain usia pertandingan leg kedua dengan harapan Barcelona bisa didiskualifikasi dari kompetisi akibat menurunkan pemain ilegal.

Namun, melalui pernyataan resmi Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Hakim Perez menyatakan kalau komplain Levante itu sudah telat sehingga tidak bisa diproses.

“Satu-satunya hakim di kompetisi ini, Carmen Perez, mempertimbangkan sesuai dengan peraturan yang berlaku di RFEF bahwa komplain yang diajukan Levante pada pukul 09:33 pada Jumat ini telah diterima di luar batas waktu yang ditetapkan,” demikian pernyataan resmi RFEF.

“Setelah komplain dan tuduhan terkait dipelajari, hakim telah memutuskan untuk mempertahankan hasil pertandingan dan mempertahankan FC Barcelona di undian untuk perempat-final pada sore ini karena alasan yang dinyatakan sebelumnya.”

Dalam undian yang dilakukan Jumat kemarin, Barcelona dipastikan akan berjumpa dengan Sevilla di babak perempat-final.

Sementara itu, Real Madrid akan menghadapi Girona, yang menyingkirkan Atletico Madrid di babak 16 besar. Valencia akan meladeni Getafe dan Real Betis bertemu dengan Espanyol.

Dengan tetap berpartisipasi, Barcelona berpeluang memenangkan gelar ini untuk lima musim berturut-turut.

Undian babak perempat-final Copa del Rey (dengan dua leg):

Real Madrid vs Girona

Getafe vs Valencia

Sevilla vs Barcelona

Espanyol vs Real Betis

Barcelona Siap untuk Merilis Malcom di Pasar Transfer Januari

Barcelona Siap untuk Merilis Malcom di Pasar Transfer Januari

Barcelona siap untuk merilis Malcom di pasar transfer Januari. Malcom juga kurang dibutuhkan di skuad Barcelona musim ini karena penampilannya yang tidak meyakinkan

Barcelona akan menjual Malcom pada Januari. Syaratnya, Barcelona mendapat tawaran lebih dari 41 juta euro.

Saat ini, Malcom memang mulai kesulitan mendapatkan menit untuk bermain di skuad Barcelona. Penjualan dianggap sebagai pilihan terbaik untuk mengurangi beban gaji.

Mengutip ESPN FC, Barcelona mematok harga lebih dari 41 juta euro karena itulah jumlah yang harus mereka keluarkan ketika membeli Malcom awal musim ini. Sayangnya, pemain Brasil ini sepertinya tidak mampu memenuhi harapan kepemimpinan Barca.

Pembelian Malcom ini sebenarnya menimbulkan polemik. Dia dikabarkan akan selangkah lagi bergabung dengan AS Roma, tetapi tawaran Barcelona di jam-jam terakhir pasar transfer membuatnya memilih untuk meninggalkan Camp Nou.

Valverde tidak menginginkannya

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Rumornya, pelatih Barca, Ernesto Valverde tidak pernah benar-benar menginginkan Malcom. Mantan pemain Bordeaux itu lebih merupakan pembelian klub, tetapi pelatih tidak membutuhkannya.

Valverde bahkan menyebut Malcom sebagai “penandatanganan yang dilakukan oleh klub”. Sejak itu, Valverde juga menyediakan beberapa opsi bagi Malcom untuk membuktikan kemampuannya di Barcelona.

Meski begitu, ia hanya tampil 10 kali di semua kompetisi, enam di antaranya berasal dari bangku cadangan. Dia terakhir muncul ketika Barca dikalahkan Levante (1-2) akhir pekan lalu di Copa del Rey, bahkan ketika dia ditarik keluar di babak kedua.

Sebelum Lebih Murah

Akibatnya, sikap dingin Valverde terhadap Malcom tampaknya telah mendorong klub untuk segera menjual pemain berusia 21 tahun itu sebelum harga jualnya merosot. Barca tampaknya bukan tempat yang tepat bagi pemain muda seperti Malcom untuk berkembang.

Sebelum berangkat ke Barca, Malcom menarik sejumlah klub Inggris dan Italia, termasuk Roma, Tottenham, dan Arsenal. Guangzhou Evergrande dari Liga Super China juga memiliki peluang untuk mendapatkannya.

Pindah ke Barca adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Malcom, tetapi situasi saat ini mungkin memaksanya untuk memikirkan kembali. Jika ada klub yang menawarkan Malcom sesuai permintaan Barca, kemungkinan ia akan dibebaskan.

Jose Mourinho: Chelsea Yang Jual Mohamed Salah, Bukan Saya!

Mourinho menegaskan bahwa keputusan untuk menjual Salah adalah murni dari pihak Chelsea dan bukan datang darinya.

Jose Mourinho enggan disalahkan setelah merelakan Mohamed Salah pergi dari Chelsea saat ia masih menjabat sebagai manajer.

Salah merapat ke Stamford Bridge dari Basel di angka £11 juta pada musim dingin 2014 lalu, namun yang bersangkutan hanya tampil 19 kali untuk klub sebelum dipinjamkan ke Fiorentina dan AS Roma, dengan klub terakhir akhirnya mempermanenkan jasanya pada Agustus 2016.

Kebintangan pemain internasional Mesir itu lantas meroket bersama Roma hingga membuat Liverpool menebusnya sebesar £34 juta pada Juni 2017. Dan sejak itu, Salah menahbiskan dirinya sebagai penyerang papan atas.

Ditanya soal Salah, Mourinho mengatakan: “Pihak klub memutuskan untuk menjualnya, itu bukan saya [yang melakukannya]. Saya yang mendatangkannya, saya tidak menjualnya, dan hubungan saya dengan dia bagus, sekarang juga bagus,” ujarnya kepada beIN SPORTS.

“Saya pikir dia tidak menyesali kepindahannya itu karena semuanya berjalan dengan baik. Semuanya berjalan lancar untuk dia dan perkembangannya juga bagus namun, pada saat itu, dia adalah pemain yang punya tekad besar untuk bermain setiap pekan sedangkan kami tidak bisa memberinya.”

Mourinho menambahkan: “Banyak hal yang disangkakan selama ini tidak benar. Orang-orang mencoba menyudutkan saya sebagai pelatih yang menjual Salah; saya ini justru yang mendatangkannya. Itu jelas-jelas keliru.

“Saya melawan Basel di Liga Champions. Salah waktu itu masih di Basel. Ketika saya bermain melawan tim seperti itu, saya menganalisis tim tersebut dan para pemainnya untuk waktu yang cukup lama dan saya jatuh cinta kepada dia. Sehingga saya mendatangkannya.

“Saya memaksa pihak klub untuk membelinya dan, waktu itu, kami sudah punya barisan penyerang fantastis – [Eden] Hazard, Willian – kami punya talenta hebat di sana. Namun saya bilang untuk membeli anak tersebut.

“Dia waktu itu lebih seperti winger yang melakukan tusukan ketimbang striker seperti sekarang ini,” demikian Mourinho.

Gol Kebanggaan Lionel Messi Untuk Timnya Di Barcelona

Gol Kebanggaan Lionel Messi Untuk Timnya Di Barcelona

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Lionel Messi adalah gol. Rasanya frasa ini cukup layak untuk menggambarkan kehebatan striker Barcelona dalam mencetak gol.

Ketika Barcelona menang 3-0 atas Eibar di La Liga, Senin (14/1/2019), Messi juga mencetak satu gol. Meski hanya gol, dua lainnya dicetak oleh Luis Suarez, gol itu berarti besar karena itu adalah 400 gol Messi di kompetisi La Liga.

Catatan itu menjadikan Messi satu-satunya pemain yang mencetak 400 gol di La Liga. Sepanjang karirnya di La Liga yang dimulai pada 2004, pemain nasional Argentina itu hanya memperkuat Barcelona.

Tentang ratusan gol, Messi rupanya punya satu tujuan favorit.

“Gol pertama saya untuk Barcelona adalah melawan Albacete. Saya tidak akan melupakan gol yang saya buat berkat umpan dari Ronaldinho,” kata Lionel Messi kepada Mundo Deportivo.

Gol itu dibuat oleh Messi dalam pertandingan Barcelona vs Albacete yang diadakan pada 1 Mei 2005 di kandang Barcelona, ​​Stadion Camp Nou. Saat itu Messi baru berusia 17 tahun dan telah bermain dengan pemain hebat seperti Ronaldinho, Xavi Hernandez dan Samuel Eto’o.

“Gol dalam pertandingan El Clasico juga selalu istimewa. Demikian juga gol melawan lawan berat seperti Atletico, Sevilla dan Valencia,” lanjut pemain berusia 31 tahun itu.

Meskipun saya telah mencetak ratusan gol, Messi tetap merasa bahwa kemenangan tim adalah hal yang paling penting.

“Pada akhirnya, hal terpenting tentang gol itu bukan hal yang paling spektakuler, tetapi gol yang membuat Barcelona menang,” kata Lionel Messi.

Cesc Fabregas: Bersama Thierry Henry, AS Monaco Di Tangan Yang Aman

Fabregas percaya Henry bisa menghindarkan Monaco dari degradasi pada gelaran 2018/19 ini.

Rekrutan anyar AS Monaco Cesc Fabregas punya keyakinan pada sosok Thierry Henry, dengan menyebut sang pelatih bisa menghindarkan timnya dari degradasi.

Fabregas memilih meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim dingin kali ini untuk bereuni dengan mantan rekan setimnya di Arsenal Henry, yang untuk sementara memiliki tugas berat mengingat klub yang ia tangani menempati urutan ke-19 di tabel klasemen Ligue 1.

Monaco baru mengumpulkan 15 poin setelah melewati 20 laga di liga dan berjarak tiga angka dari Amiens yang berada di posisi ke-17 menyusul hasil imbang 1-1 kontra Nice pada Kamis (17/1) dini hari WIB tadi.

Meski begitu, Fabregas optimistis Henry dengan pengalaman segudangnya bisa menuntun Monaco ke zona aman.

“Saya menyukai gaya berpikirnya dia. Satu hal soal Henry – dia adalah pelatih anyar dan baru memulai karier, namun dia adalah seorang pemenang, dia adalah petarung dan itu adalah satu hal yang takkan pernah bisa Anda ambil dari dia,” demikian Fabregas saat diperkenalkan sebagai pemain baru.

“Itulah mengapa saya tahu kami [Monaco] berada di tangan yang aman, karena dia akan selalu berusaha untuk bersaing, dia akan selalu ingin menang dan itu selalu menjadi jaminan bagi seorang pemain.”

Monaco arahan Henry akan kembali berlaga pada akhir pekan ini dengan menjamu Strasbourg di Stade Louis II.

Leonardo Bonucci Menegaskan Timnya Ingin Memenangkan Piala Super Italia

Leonardo Bonucci Menegaskan Timnya Ingin Memenangkan Piala Super Italia

Agen Judi Bola Online – Agen Judi Bola Terpercaya Bek Juventus Leonardo Bonucci menegaskan timnya ingin memenangkan Piala Super Italia. Juventus akan bertemu AC Milan di pertandingan Piala Super Italia, Kamis (17/1/2019) pagi WIB di Stadion King Abdullah, Jeddah.

“Kami benar-benar ingin memenangkan trofi pertama kami musim ini. Kami datang ke sini dengan antusiasme yang kami butuhkan untuk mencapai target kami,” kata Bonucci seperti dikutip situs web resmi klub.

Juventus datang ke Jeddah dengan kekuatan penuh melawan AC Milan. Skuat finishing Massimiliano Allegri datang bersama Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

Mengacu pada klasemen, Juventus lebih disukai daripada AC Milan. Bianconeri – julukan Juventus – berada di posisi teratas dan belum dikalahkan.

Di sisi lain, AC Milan berada di peringkat kelima dengan 31 poin. Dalam lima pertemuan terakhir, AC Milan juga tidak pernah menang melawan Juventus.

Harus tanpa ruang

“Kami harus agresif dan fokus karena Gennaro Gattuso telah menunjukkan bahwa ia dapat membawa AC Milan bermain bagus dan menyebabkan masalah bagi lawan,” kata Bonucci.

Selanjutnya, Bonucci meminta para pemain Juventus untuk menutup ruang pergerakan AC Milan. Selain itu, Bonucci juga menganggap timnya harus memotong operan pemain AC Milan dan memanfaatkan kesalahan lawan.

“Kami ingin menunjukkan permainan yang bagus di depan stadion penuh. Kami terbiasa dengan itu karena atmosfer di pangkalan kami sangat bagus,” kata Bonucci.

Lima Duel Terakhir di Juventus v AC Milan

AC Milan 0-2 Juventus

Juventus 4-0 AC Milan

Juventus 3-1 AC Milan

AC Milan 0-2 Juventus

Juventus 2-1 AC Milan

4 Alasan Barcelona Berpeluang Meraih Treble Gelar Musim Ini

Memasuki pertengahan musim 2018-2019, ada banyak kejutan yang terjadi sejauh ini. Sebagian klub terlihat solid, sementara itu sebagian lagi terlihat keteteran di liga. Salah satu tim yang penampilannya stabil adalah Barcelona di pentas La Liga Spanyol. Bahkan tidak sedikit yang menjagokan tim Catalan itu untuk meraih treble pada musim ini. Barcelona sedang berada dalam posisi yang bagus untuk menyabet tiga gelar dalam satu musim kompetisi. Mereka saat ini sedang unggul lima poin dari Atletico Madrid dan mendapat lawan yang relatif mudah di Liga Champions dan Copa del Rey. Berikut ini empat alasan mengapa Barcelona bisa meraih treble pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda.

Rival utama tengah terpuruk

Meski kalah di leg pertama babak 16 besar Copa del Rey melawan Levante, Barcelona sudah hampir pasti akan meraih dua gelar di pentas domestik musim ini. Tantangan terbesar mereka untuk meraih treble adalah di Liga Champions.

Barcelona masih difavoritkan dalam ajang Eropa musim ini. Sebab, sebagian besar rival utama mereka dalam ajang tersebut kebetulan mengalami kesulitan pada saat ini.

Real Madrid, Juventus, Bayern Munchen dan Atletico Madrid biasanya bersaing dengan Barcelona untuk meraih Liga Champions. Namun, hanya Juventus yang penampilannya menyakinkan karena Bayern, Madrid, dan Atletico terlihat tidak konsisten pada musim ini.

Meski masih ada tim lainnya yang bisa memberikan ancaman seperti Manchester City dan PSG, mereka bisa dibilang belum berpengalaman di Liga Champions.

Oleh karena itu, Barcelona punya peluang besar pada musim ini untuk kembali mengangkat Si Kuping Besar.

Kekuatan tim seimbang

Setelah melakukan sejumlah pembelian yang salah selama beberapa musim terakhir, Barcelona sepertinya sudah belanja dengan benar. Mereka punya perpaduan yang tepat di semua area sehingga terlihat lebih tangguh daripada beberapa tahun terakhir.

Kepergian Xavi dan Andres Iniesta mengurangi kekuatan lini tengah Barcelona. Namun, kedatangan Arthur Melo dan Arturo Vidal bisa menambah dimensi lain di lini tengah Barcelona. Bahkan Arthur sering dianggap sebagai penerus Xavi.

Clement Lenglet juga sangat fenomenal di jantung pertahanan dan membantu menutupi absennya Samuel Umtiti. Sementara di lini serang, Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho akan memberikan daya dobrak untuk membantu Lionel Messi dan Luis Suarez.

Skuat Barcelona sekarang sudah terlihat sangat seimbang. Ini adalah faktor yang bisa membuat mereka meraih kesuksesan di semua kompetisi.

Ousmane Dembele sedang on-fire

Ousmane Dembele didatangkan dengan biaya yang mencapai 105 juta euro untuk menggantikan Neymar. Akan tetapi, pemain asal Prancis itu mengalami kesulitan pada musim pertamanya di Camp Nou karena cedera.

Akan tetapi, Dembele sekarang mampu mencuri perhatian di Barcelona. Meski punya masalah sikap, Dembele mampu menembusnya dengan penampilan apik di atas lapangan.

Pemain berusia 21 tahun itu sering mencetak gol-gol penting untuk Barcelona. Bahkan, Dembele mampu membuat Philippe Coutinho dan Malcom berada di bangku cadangan.

Dembele sedang berada dalam permainan terbaiknya dan punya kemampuan untuk membongkar pertahanan lawan. Jika bisa mempertahankan performanya, Dembele bisa berkontribusi besar membantu Barca meraih treble pertama sejak 2015.

Mentalitas pemenang Lionel Messi

Salah satu pemain terbaik dunia ini masih tetap menjadi andalan Barcelona untuk meraih kesuksesan. Bahkan bintang Argentina itu tidak terlihat menurun meski usianya sudah menginjak 31 tahun.

La Pulga saat ini menjadi pencetak gol terbanyak di La Liga dengan 16 gol. Sementara itu, ia juga mengemas 10 assist dalam 16 pertandingan di liga.

Messi juga tampil gemilang di Liga Champions musim ini. Ia mengoleksi enam gol dan tiga assist hanya dalam empat pertandingan di pentas Eropa.

Messi selalu menjadi pembeda dalam sepanjang kariernya di Barcelona. Blaugrana sangat beruntung punya pemain sehebat Messi dan akan sangat sulit menghentikan dominasi Messi pada musim ini.