Barcelona sudah sering memenangi ajang Trofeo Joan Gamper

Barcelona sudah sering memenangi ajang Trofeo Joan Gamper

Barcelona sudah sering memenangi ajang Trofeo Joan Gamper, FC Barcelona sukses memenangi Trofeo Joan Gamper 2016 usai menundukkan Sampdoria dengan skor 3-2, di Stadion Camp Nou, pada Rabu (10/8/2016) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Trofeo Joan Gamper kali ini merupakan edisi yang ke-51 sejak pertama kali digelar pada 1966. Ajang ini diselenggarakan untuk menghormati mantan pemain sekaligus Presiden Barcelona, Joan Gamper.

Barcelona menjadi klub yang paling sering memenangi ajang Trofeo Joan Gamper, yakni sebanyak 39 kali.

FC Koeln menyusul di urutan kedua dengan catatan memenanginya sebanyak dua kali, tepatnya pada 1978 dan 1981.

 

Barcelona sudah sering memenangi ajang Trofeo Joan Gamper

 

Barcelona tampil begitu dominan saat berhadapan dengan Sampdoria. Dalam kurun waktu 20 menit, tuan rumah sudah unggul 2-0 lewat gol Luis Suarez dan Messi.

Gol Suarez tercipta pada menit ke-16. Pemain asal Uruguay tersebut menanduk bola ke gawang Sampdoria setelah menerima umpan salto menakjubkan dari Messi.

Lima menit berselang, Messi menggandakan keunggulan dengan memperdayai kiper Sampdoria, Emiliano Viviano, setelah mendapatkan assist dari Ivan Rakitic.

Tak lama setelah gol Messi, Sampdoria memang sanggup membalasnya lewat sepakan Luis Muriel pada menit ke-23, hasil kerja samanya dengan Fabio Quagliarella.

Namun, babak pertama akhirnya ditutup dengan skor 3-1 untukBarcelona berkat eksekusi tendangan bebas Messi ke pojok kanan gawang Sampdoria.

Memasuki babak kedua, Barcelona masih menekan selayaknya babak pertama. Bertubi-tubi pasukan Luis Enrique merepotkan barisan pertahanan Blucerchiati, julukan Sampdoria.

Hal itu bisa dibuktikan dari upaya dua pemain Barcelona, yakni Arda Turan dan Denis Suarez, yang masih membentur tiang gawang dalam waktu yang berdekatan.

Alih-alih memperbesar kedudukan, Barcelona justru dibobol Sampdoria pada menit ke-77 lewat gol pemain pengganti, Ante Budimir.

Hingga wasit meniupkan peluit panjang, tak ada lagi gol tambahan yang tercipta dari kedua tim. Barcelona pun mengunci kemenangan 3-2 atas Sampdoria.

Selanjutnya, Messi dkk akan melakoni laga leg pertama Piala Super Spanyol melawan Sevilla, di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (14/8/2016) atau Senin dini hari WIB.

FC Barcelona 3-2 Sampdoria (Luis Suarez 16′, Lionel Messi 21′, 34′ ; Luis Muriel 23′, Ante Budimir 77′)

Real Madrid memulai perjalanan Piala Super Eropa dengan kemenangan

Real Madrid memulai perjalanan Piala Super Eropa dengan kemenangan

Real Madrid memulai perjalanan Piala Super Eropa dengan kemenangan, Real Madrid sukses membuka musim ini dengan gelar Piala Super Eropa usai mengandaskan Sevilla 3-2 lewat pertarungan sengit di Lerkendal Stadion, Trondheim, Norwegia, Rabu (10/8) dini hari WIB.

Marco Asensio membwa Madrid unggul terlebih dahulu sebelum Sevilla berbalik memimpin hingga masa injury berkat gol Franco Vazquez dan Yevhen Konoplanka.

Tim asuhan Zinedine Zidane beruntung mendapat gol di saat-saat genting lewat Sergio Ramos. Dani Carvajal akhirnya tampil sebagai pahlawan kemenangan Madrid berkat golnya sesaat menjelang babak tambahan berakhir.

El Real terlihat lebih menguasai permainan di menit-menit awal laga. Meski demikian, Isco cs masih gagal membongkar pertahanan Sevilla.

Gol yang ditunggu akhirnya datang di menit 21. Adalah bintang muda Marco Asensio yang menjadi aktornya. Asensio yang menjalani debut di partai resmi mendadak menjadi perbincangan usai tendangan roketnya dari luar kotak penalti sukses merobek gawang Sergio Rico.

Sevilla sukses menyamakan kedudukan di menit 41 berkat gol Franco Vazquez yang juga menjalani debutnya usai didatangkan dari Palermo. Tendangan voli kaki kirinya dari tepi kotak penalti tak mampu dihalau Kiko Casilla menjadi gol. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

 

Real Madrid memulai perjalanan Piala Super Eropa dengan kemenangan

Kembali dari kamar ganti, pertandingan berjalan lebih ketat. kedua tim terlihat silih berganti menguasai bola dan mencoba menciptakan peluang.

Sevilla mendapat hadiah penalti di menit 71 usai pergerakan Vitolo terpaksa dihentikan Ramos di kotak terlarang. Konoplaynka yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Sevilla pun berbalik unggul 2-1.

Di sisa laga, pasukan Los Blancos terus menerus meneror pertahanan Sevilla. Hasilnya baru didapat di masa injury setelah kapten Ramos mencetak gol penyama kedudukan. Menerima crossing Lucas Vazquez, Ramos yang berdiri tak terkawal dengan mudah menyundul bola menjadi gol. Skor 2-2 memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.

Tak sampai tiga menit di extra time, Sevilla mendapat pukulan telak setelah Timothee Kolodziejczak dikartu merah usai melanggar Vazquez.

Laga berjalan 100 menit, Ramos sempat mencetak gol lewat sundulan dan menjadi pahlawan kemengan Real. Sayang gol ini dianulir oleh sang pengadil laga.

Hanya satu menit sebelum laga usai, Dani Carvajal membuat Madrid unggul 3-2 setelah akselerasi menawannya diakhiri dengan tendangan yang menjadi gol. Kemenangan 3-2 Madrid menjadi hasil akhir laga ini.

Hasil ini membuat Real Madrid berhak keluar sebagai jawara Piala Super Eropa edisi 2016. Ini merupakan gelar Piala Super Eropa ketiga bagi Madrid usai 2002 dan 2014 lalu.

Real Madrid belum terlalu siap melawan Sevilla

Real Madrid belum terlalu siap melawan Sevilla

Real Madrid belum terlalu siap melawan Sevilla, Real Madrid tampak kurang siap menjelang duel perebutan Piala Super Eropa melawan kampiun Liga Europa, Sevilla, pada Selasa (9/8) di Norwegia.

Pelatih Zinedine Zidane bisa belajar dari situasi yang pernah terjadi di el clasico.

Anak asuh Zinedine “Zizou” Zidane dihadapkan pada banyak keterbatasan. Zizou sudah mendapati para pemain inti kembali ke kota Madrid usai liburan ekstra, tetapi kondisi mereka masih meragukan.

Pertama, trio BBC. Cristiano Ronaldo lebih dulu “KO”. Gareth Bale belum berada dalam kondisi prima, sementara Karim Benzema mengalami cedera punggung dan pinggul saat pramusim sehingga diragukan siap bermain di Norwegia.

Benzema sama sekali tak tampil selama pramusim.

“Saya masih berharap Benzema siap buat Piala Super Eropa. Dia sudah merasa lebih baik. Dia juga sudah menyelesaikan latihan secara normal,” kata Zizou di situs klub.

Trio BBC baru satu isu. Keylor Navas menjadi masalah lain. Dia belum pulih.

 

Real Madrid belum terlalu siap melawan Sevilla

 

Ditambah lagi, pemain lain yang baru bergabung belakangan, Pepe, James Rodriguez, Luka Modric, Sergio Ramos, hingga Toni Kroos, belum menjalani pramusim yang cukup buat menjadi starter di pertandingan nanti.

“Saya pikir Bale, Kroos, dan Pepe belum akan cukup fit buat bersua Sevilla. Mereka yang bergabung belakangan di pramusim memang harus dievaluasi lagi,” ucap Zidane.

Sebuah kabar buruk memang. Trio BBC plus Kroos, Pepe, sampai Navas jelas pemain pilar Madrid. Mereka semua menjadi starter Los Blancos di final Liga Champions 2015-2016.

Dengan kondisi seperti ini, bisa dibilang Zidane hanya memiliki separuh kekuatan buat melawan Sevilla. Bukan situasi ideal, apalagi karena Sevilla jauh lebih siap.

Sevilla mengalami pergantian pelatih, dari Unai Emery ke Jorge Sampaoli, tetapi seperti tidak ada bedanya.

Mereka langsung ngebut di pramusim dengan menyapu bersih enam partai uji coba: 3-1 vs River Plate, 2-1 vs Santa Fe, 2-1 vs Sandhausen, 1-0 vs Mainz, 2-1 vs St Pauli, dan 2-0 vs Granada.

“El Clasico”

Zizou juga mesti belajar dari pengalaman. Situasi yang sama pernah dihadapi Madrid beberapa waktu lalu, persisnya di partai el clasico liga jilid pertama musim 2015-2016 di Bernabeu.

Madrid memiliki skuad komplet, tetapi para pemain baru kembali dari laga-laga antarnegara. Bintang Los Blancos seperti cuma punya setengah tenaga dan hal itu tidak cukup buat melawan Barcelona.

Pelatih Madrid saat itu, Rafael Benitez, dalam tekanan buat memaksakan semua bintang bermain meski tak fit. Hasilnya, Madridistas di Bernabeu menyaksikan pembantaian 0-4 dari Barcelona.

Zizou harus belajar. Ada baiknya ia memanfaatkan skuad yang ada dan dalam kondisi lebih fit. Kabar positif, Los Blancos mempunyai kedalaman skuad lebih dari cukup buat menggaransi tim yang turun tetap kompetitif.

Alvaro Morata, Isco, Casemiro, Lucas Vazquez, Marco Asensio, serta Mateo Kovacic dalam kondisi lebih bugar, fit, dan siap bersaing menjadi starter.

Memang masih ada sejumlah isu, seperti faktor ketajaman lini depan. Real Madrid bikin lima gol dalam tiga laga pramusim.

Namun, empat di antaranya dibuat bek, yakni Marcelo (3 gol) dan Danilo (1 gol). Satu gol sisa dicetak striker Real Madrid Castilla, Mariano Diaz.

Alvaro Morata, yang selalu jadi pilihan utama Zizou di tiga partai tadi, belum mampu menggetarkan jala gawang lawan.

“Saya sama sekali tak khawatir karena Morata membantu kami di aspek yang lain. Saya yakin gol-gol itu akan datang,” tutur pelatih asal Perancis tersebut.

Miris, Barcelona kalah melawan Liverpool tanpa gol balasan

Miris, Barcelona kalah melawan Liverpool tanpa gol balasan

Miris, Barcelona kalah melawan Liverpool tanpa gol balasan, Liverpool menang telak 4-0 atas Barcelona pada lanjutan International Champions Cup (ICC) 2016 di Stadion Wembley, Sabtu (6/8/2016).

Empat gol kemenangan The Reds, julukan Liverpool, dicetak oleh Sadio Mane, bunuh diri Javier Mascherano, Divock Origi, dan Marko Grujic. Hasil ini juga membuat Paris Saint-Germain tampil sebagai juara ICC 2016 untuk zona Amerika Utara dan Eropa.

Liverpool memperlihatkan permainan langsung menekan sejak awal pertandingan. Sementara itu, Barcelona masih berusaha menemukan ritme bermain.

Setelah 15 menit laga bergulir Liverpool berhasil membuka keunggulan 1-0. Sadio Mane menjadi pencetak gol pertama pada laga ini, memanfaatkan umpan dari kerja sama Roberto Firmino dan Adam Lallana.

Dua menit babak kedua berjalan, Liverpool menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah Javier Mascherano melakukan gol bunuh diri. Mantan pemain Liverpool itu mencetak gol bunuh diri saat berupaya menahan tembakan Jordan Henderson.

 

Miris, Barcelona kalah melawan Liverpool tanpa gol balasan

 

Hanya berselang satu menit Liverpool kembali menambah keunggulan menjadi 3-0. Kali ini gol diciptakan Origi.

Gol ketiga itu diciptakan setelah gelandang muda Kevin Stewart mampu memotong aliran bola Barcelona dan langsung memberikan operan kepada Origi. Striker The Reds ini dengan cepat langsung berhadapan kontra Claudio Bravo dan sukses menaklukkannya.

Barcelona tampak tidak bisa berbuat banyak agar terhindar dari kekalahan. Bahkan pada masa tambahan waktu Liverpool kembali berhasil membobol gawang Barcelona dan memastikan kemenangan 4-0.

Marko Grujic tampil sebagai pemain yang menggenapkan kemenangan The Reds. Sundulan ke arah tiang jauh usai menerima umpan cerdik dari Lazar Markovic menutup pesta gol Liverpool.

Kemenangan ini melambungkan posisi The Reds di klasemen ICC 2016. Liverpool naik ke posisi kedua dengan raihan 6 poin, sama dengan Barcelona, Real Madrid, dan Chelsea tetapi unggul selisih gol.

Posisi PSG di puncak klasemen dengan hasil sempurna dari tiga laga tak tergoyahkan. ICC 2016 menyisakan satu partai antara Celtic dan Inter Milan yang akan dilangsungkan pada Sabtu (13/8/2016).

Liverpool: 22-Simon Mignolet, 17-Ragnar Klavan, 6-Dejan Lovren, 7-James Milner (18-Alberto Moreno 42′), 2-Nathaniel Clyne, 23-Emre Can (14-Jordan Henderson 45′), 5-Georginio Wijnaldum (16-Marko Grujic 73′), 20-Adam Lallana (27-Divock Origi 45′), 11-Roberto Firmino (28-Danny Ings 73′), 10-Philippe Coutinho (35-Kevin Stewart 45′), 19-Sadio Mane (50-Lazar Markovic 72′)

Pelatih: Juergen Klopp

Barcelona: 1-Marc-Andre ter Stegen (13-Claudio Bravo 45′), 24-Jeremy Mathieu, 14-Javier Mascherano (3-Gerard Pique 60′), 22-Aleix Vidal (20-Sergi Roberto 45′), 18-Camara (19-Lucas Digne 60′), 5-Sergio Busquets (8-Andres Iniesta 61′), 6-Denis Suarez (16-Sergi Samper 76′), 7-Arda Turan (4-Ivan Rakitic 61′), 9-Luis Suarez (11-Rafa Mujica 75′), 17-Munir El Haddadi, 10-Lionel Messi (21-Jesus Alfaro 76′)

Pelatih: Javier Mascherano

 

UEFA sudah menetapkan 3 pemain terbaik Eropa 2015-2016

UEFA sudah menetapkan 3 pemain terbaik Eropa 2015-2016

UEFA sudah menetapkan 3 pemain terbaik Eropa 2015-2016, UEFA menetapkan Cristiano Ronaldo (Real Madrid/Portugal), Gareth Bale (Real Madrid/Wales), dan Antoine Griezmann (Atletico Madrid/Perancis) sebagai tiga finalis Pemain Terbaik Eropa 2015-2016.

Tiga nama tersebut diumumkan saat UEFA melakukan pengundianplay-off Liga Champions di Nyon, Jumat (5/8/2016).

Pemenang penghargaan Pemain Terbaik UEFA bakal dirilis saat UEFA menggelar pengundian fase grup Liga Champions di Monako, 25 Agustus 2016. Kalau menang, Ronaldo bakal mengulang kesuksesan serupa 2014.

Ronaldo, Bale, dan Griezmann mengumpulkan suara juri lebih banyak daripada 7 kandidat lainnya. Tidak diketahui berapa poin yang dikumpulkan ketiganya.

UEFA sudah menetapkan 3 pemain terbaik Eropa 2015-2016

UEFA hanya merilis perolehan poin di luar zona tiga besar. Peringkat keempat dihuni oleh striker Barcelona, Luis Suarez, yang mengumpulkan 28 poin.

Adapun dua posisi terbawah menjadi milik dua pemain tim nasional Jerman, Toni Kroos dan Thomas Mueller. Kroos meraup 5 poin, sedangkan Mueller 2 angka.

Berikut ini adalah perolehan poin peringkat ke-4 sampai ke-10:

4. Luis Suarez (Barcelona, Uruguay) – 29 poin
5. Lionel Messi (Barcelona, Argentina) – 25
6. Gianluigi Buffon (Juventus, Italia) – 19
7. Pepe (Real Madrid, Portugal) – 9
8. Manuel Neuer (Bayern Muenchen, Jerman) – 6
9. Toni Kroos (Real Madrid, Jerman) – 5
10. Thomas Mueller (Bayern Muenchen, Jerman) – 2

Real Madrid dan Manchester City menjadi penyumbang terbanyak kandidat pemain peraih UEFA Best Player in Europe Award 2011/2012. Juara Spanyol dan Inggris tersebut masing-masing menyumbangkan enam pemain.

Jumlah tersebut lebih banyak ketimbang Barcelona, dan juga juara Liga Champions musim lalu, Chelsea. Kedua klub itu hanya diwakili oleh empat pemain dari total 32 calon peraih penghargaan terbaik di Eropa itu.

Tahun lalu, gelar ini jatuh ke pelukan bintang Barcelona, Lionel Messi. Pemain asal Argentina itu mengalahkan Cristiano Ronaldo, dan rekan setimnya, Xavi Hernandez.

Sistem penjurian tahap awal, 53 jurnalis dari negara-negara anggota UEFA akan menentukan tiga pemain terbaik yang memiliki poin tertinggi. Nantinya, setiap jurnalis bisa memilih lima pemain. Pemain pertama yang dipilih akan mendapatkan lima poin, seterusnya sampai urutan poin terkecil.

Barcelona belum mau berhenti memborong pemain musim panas 2016

Barcelona belum mau berhenti memborong pemain musim panas 2016

Barcelona belum mau berhenti memborong pemain musim panas 2016, Pelatih FC Barcelona, Luis Enrique, memastikan bahwa timnya belum akan berhenti belanja pemain pada bursa transfer musim panas 2016.

Sudah empat pemain diboyong Barca. Selain Denis Suarez dan Andre Gomes, mereka juga mengangkut Samuel Umtiti dan Lucas Digne yang merupakan anggota skuad Perancis pada Piala Eropa tahun ini.

Empat rekrutan saja belum cukup buat Enrique. Ada beberapa lini yang menurut sang pelatih masih perlu tambahan pemain.

“Kami selalu membuka mata di bursa transfer untuk memperkuat tim,” ujar pelatih beralias Lucho itu seperti dikutip Sport.

 

Barcelona belum mau berhenti memborong pemain musim panas 2016

 

Pemain yang berposisi sebagai striker menjadi target pembelian Barcelona berikutnya. Beberapa nama penyerang telah masuk daftar belanja mereka.

Salah satu nama yang belakangan mencuat adalah Mario Gomez. Juru gedor berusia 31 tahun itu membutuhkan pelabuhan baru setelah memutuskan tidak lagi membela Besiktas.

Manajer Umum Besiktas, Metin Albayrak, mengakui adanya kontak antara Gomez dan kubu Barca.

“Kini, Gomez tengah bernegosiasi dengan Barcelona dan Borussia Dortmund,” kata Albayrak.

Selain Gomez, ada pula nama-nama seperti Ayoze Perez (Newcastle United), Mauro Icardi (Inter Milan), dan ANgel Correa (Atletico Madrid).

Kabar sebelumnya Barcelona, Borussia Dortmund, dan Besiktas tertarik kepada striker tim nasional Jerman, Mario Gomez. Diakui Manajer Umum Besiktas Metin Albayrak, peluang timnya paling kecil.

Gomez sempat membela Besiktas dengan status pinjaman pada musim 2015-2016. Dia tampil produktif dengan mencetak 26 gol dalam 33 pertandingan Super Lig Turki.

Sinar Gomez kian terang setelah mencetak dua gol untuk Jerman pada Piala Eropa 2016. Berbekal catatan itu, dia lebih subur ketimbang Thomas Mueller atau Mario Goetze.

Oleh karenanya, manajemen Besiktas berniat membeli Gomez secara permanen dari Fiorentina.

“Suporter kami ingin melihat dia berseragam Besiktas lagi. Namun, sulit untuk mendatangkan dia ke sini,” tutur Albayrak.

“Kini, Gomez tengah bernegosiasi dengan klub seperti Barcelona dan Borussia Dortmund,” ucap dia.

Menilik pamor, Besiktas memang masih kalah daripada Barcelona atau Borussia Dortmund. Di dua klub terakhir, Gomez bisa merasakan kembali merumput di liga besar Eropa

Sebagai konsekuensi lain, Gomez mungkin cuma menjadi pemain pelapis. Masih ada trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar di Barcelona serta Pierre-Emerick Aubameyang di Dortmund.

Beda hal dengan Besiktas yang menawarkan posisi di tim inti kepada striker berusia 31 tahun itu. Kalau memilih juara Super Liga Turki itu, Gomez juga bisa tidak kehilangan kesempatan bermain di Liga Champions 2016-2017.

Akan tetapi, kondisi politik Turki yang tak menentu pasca-kegagalan kudeta militer pada bulan lalu membuat Gomez memilih pergi dari Besiktas. Hal nonteknis ini menjadi handicap Besiktas merekrut Gomez.

Barcelona 4 Leicester City 2, Kemenangan Barcelona hasil ICC 2016

Barcelona 4 Leicester City 2, Kemenangan Barcelona hasil ICC 2016

Barcelona 4 Leicester City 2, Kemenangan Barcelona hasil ICC 2016, Barcelona mengalahkan Leicester City dengan skor 4-2 pada ajang International Champions Cup di Friends Arena, Rabu (3/8/2016). Hasil ini menjadi kemenangan kedua Barcelona pada pramusim.

Menurunkan dua pemain kuncinya, Lionel Messi dan Luis Suarez, Barcelona tampil dominan. Munir El Haddadi pun mencuri perhatian dalam duel ini lewat torehan dua golnya.

Gol pertama Munir tercipta pada menit ke-26. Diawali umpan terobosan Messi, Munir meneruskan bola dengan tenang ke gawang Leicester yang dikawal Robert Zieler.

Suarez turut mencatatkan namanya di papan skor saat pertandingan memasuki menit ke-34. Striker timnas Uruguay itu melakukan aksi individu melewati dua pemain lawan sebelum menceploskan bola.

Keunggulan Barcelona kembali bertambah pada menit ke-45. Pencetak golnya lagi-lagi Munir. Ia berhasil menaklukkan Zieler dengan memanfaatkan umpan jauh dari Suarez.

Barcelona 4 Leicester City 2, Kemenangan Barcelona hasil ICC 2016

Gol Munir menjadi penutup babak pertama. Barcelona turun minum dengan mengantongi keunggulan 3-0.

Seusai rehat, Leicester memasukkan Ahmed Musa yang baru mereka rekrut dari CSKA Moskva. Kehadiran pemain asal Nigeria tersebut ternyata cukup merepotkan pertahanan Blaugrana.

Musa melakukan solo run yang berujung gol pada menit ke-47. Selang 19 menit kemudian, ia kembali menjebol gawang sang juara Spanyol lewat tembakan dari sisi kanan kotak penalti. Leicester memangkas selisih skor jadi 2-3.

Barcelona, yang tersentak dengan dua gol Musa, mencoba bangkit. Hasilnya, mereka kembali memperlebar selisih angka menjadi 4-2 pada menit ke-84.

Gol ke-4 Barcelona dicetak oleh Rafa Mujica. Pemain yang baru berusia 17 tahun itu tanpa kesulitan melepaskan tembakan setelah mendapat bola di depan gawang.

Keunggulan Barca bertahan sampai wasit meniupkan peluit tanda akhir pertandingan.

Barcelona 4 Leicester City 2, Kemenangan Barcelona hasil ICC 2016

Barcelona 4-2 Leicester City (Munir El Haddadi 26′ dan 45′, Luis Suarez 34′, Rafa Mujica 84′; Ahmed Musa 47′ dan 66′)

Barcelona: 25-Jordi Masip, 24-Jeremy Mathieu, 15-Marlon, 7-Arda Turan, 20-Sergi Roberto, 22-Aleix Vidal, 6-Denis Suarez, 18-Juan Camara, 10-Lionel Messi, 9-Luis Suarez, 17-Munir El Haddadi
Pelatih: Luis Enrique

Rival MU harus waspada dengan kombinasi Mourinho-Ibrahimovic

Rival MU harus waspada dengan kombinasi Mourinho-Ibrahimovic

Rival MU harus waspada dengan kombinasi Mourinho-Ibrahimovic, kali ini, keduanya tengah membangun kekuatan untuk Manchester United.

Meski kompetisi musim 2016/17 belum dimulai, kolaborasi Ibrahimovic dengan Mourinho mulai menebar ancaman untuk para rival MU. Akhir pekan lalu, Ibrahimovic mencetak satu gol saat Setan Merah (sebutan MU) menang 5-2 atas Galatasaray dalam laga uji coba.

Kedekatan striker asal Swedia dan Mourinho sudah terjalin sejak keduanya bekerja di Inter Milan pada 2009. Dengan pengalaman itu, mereka merupakan sosok yang sudah mengerti mengenai gaya permainan hingga tatktik bermain.

Menurut Footy Jokes, setidaknya ada lima alasan mengapa kolaborasi Ibrahimovic dan Mourinho patut diwaspadai para rival Setan Merah seperti Manchester City, Chelsea, Leicester City, Arsenal, hingga Liverpool. Simak di halaman selanjutnya.

 

Rival MU harus waspada dengan kombinasi Mourinho-Ibrahimovic

 

Kekaguman Ibrahimovic kepada Mourinho

Inter Milan merupakan tim yang mempertemukan Ibrahimovic dengan Mourinho. Sejak saat itu, Ibrahimovic sangat mengagumi taktik yang diterapkan manajer asal Portugal tersebut. Formasi yang diterapkan Mourinho mempengaruhi gaya bermain Ibrahimovic.

Striker berusia 34 tahun tersebut pernah berkata bahwa Mourinho merupakan orang yang mengubahnya menjadi predator paling membahayakan di kotak penalti lawan. Untuk menunjukkan rasa hormatnya, Ibrahimovic tidak keberatan memberikan hidupnya untuk mantan manajer Chelsea tersebut.

Taktik MourinhoMourinho merupakan manajer yang dikenal sebagai nakhoda yang bisa membangkitkan performa terbaik pemainnya. Beberapa pemain top dunia, seperti Cristiano Ronaldo, Javier Zanetti, Diego Costa, Diego Millito, Samuel Eto’o hingga Ibrahimovic pernah merasakan tangan dingin The Special One.

Selain itu, pelatih berusia 53 tahun tersebut juga tak sungkan melempar psy war kepada siapapun yang menjadi rival timnya. Mourinho juga pandai memilih taktik yang pas untuk memenangkan pertandingan.

Persaingan dengan Guardiola

Mourinho sangat sering melempar psy war kepada lawannya. Manajer Arsenal, Arsene Wenger selalu menjadi sasaran psy war mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Pada musim 2016/17, musuh Mourinho dipastikan bertambah. Pep Guardiola memutuskan untuk menjadi manajer Manchester City. Mourinho dan Guardiola pernah terlibat pertarungan panas saat keduanya masih menjadi pelatih Real Madrid dan Barcelona di pentas La Liga. Untuk musim depan, mereka bakal bertarung dalam Derby Manchester.

Persaingan antara Mourinho dan Guardiola juga melibatkan Ibrahimovic. Guardiola pernah bekerja sama dengan Ibrahimovic saat masih di Barcelona. Namun, Guardiola malah menelantarkan Ibrahmovic. Sejak saat itu, Ibrahimovic menyimpan dendam kepada pelatih asal Spanyol tersebut.

Memori di Inter Milan

Sejak meninggalkan Inter Milan pada 2009, Ibrahimovic sudah berpisah dengan Mourinho selama tujuh tahun. Saat masih di Giuseppe Mezza, keduanya punya pengaruh besar untuk Inter Milan.

Keduanya memiliki kenangan indah saat masih di Inter Milan. Mereka berhasil memenangkan gelar Serie A 2008/09 untuk tim berjulukan Nerazzurri tersebut.

Mourinho dan Zlatan Ibrahimovic memiliki intensitas tinggi untuk berbincang di pinggir lapangan. Hal itu akan diuji kembali efektifitasnya saat keduanya bekerja di Old Trafford.

Karakter Kuat

Mourinho merupakan sosok manajer yang memiliki karakter. Si jenius asal Portugal ini selalu bergairah dan penuh semangat untuk membawa keberhasilan dengan berbagai cara.

Setan Merah sangat beruntung memiliki Mourinho dan Ibrahimovic. Keduanya memiliki mentalitas yang sangat tinggi. Ibra telah berkembang untuk bermain dengan baik di bawah tekanan dan tidak ada kendala yang cukup besar untuk menghentikan aura luar biasa dalam dirinya.

Karakter yang dimiliki keduanya bisa memberikan kesuksesan secara instant untuk Manchester United.

Jurgen Klopp berusaha mengenggam tahta liga Inggris

Jurgen Klopp berusaha mengenggam tahta liga Inggris

Jurgen Klopp berusaha mengenggam tahta liga Inggris, Jurgen Klopp mengatakan tantangan untuk memenangkan Premier League telah menarik minat manajer dan pelatih di seluruh dunia untuk bekerja di Inggris.

Klopp ditunjuk menggantikan Brendan Rodgers di Liverpool tahun lalu. Musim depan, ia akan bersaing dengan nama-nama besar lainnya seperti Josep Guardiola dan Jose Mourinho dalam usaha merebut tahta liga Inggris.

“Memenangkan gelar juara di Inggris adalah tantangan terbesar yang pernah ada. Ada banyak tim di liga yang bisa memenangkannya. Jika anda mencari tantangan terbesar, maka anda harus pergi ke Inggris,” tutur Klopp menurut FFT.

“Perbedaannya 100 persen. Mereka tidak ingin pekerjaan yang lebih mudah. Mereka menginginkan ini. Tantangan tersulit, karena ada banyak orang yang bisa meraih kemenangan.”

“Di negara lain, hanya ada satu pemain. Di Jerman, jika anda ingin ada di depan Bayern Munchen, anda harus memenangkan semua pertandingan dan juga minimal menang sekali melawan Bayern, karena mereka tidak pernah kalah.”

“Di negara ini, semuanya amat berbeda. Di sini, ada banyak klub yang berpikir bahwa merekalah yang harusnya jadi nomor satu. Di Jerman ada satu tim yang berpikir demikian dan satu tim yang berpikir mereka harusnya seperti itu. Sisanya, saya tidak tahu apa yang mereka inginkan. Ini berbeda.”

Jurgen Klopp berusaha mengenggam tahta liga Inggris

 

Kabar lain mengenai Gelandang Liverpool, Emre Can sudah kembali dari libur musim panasnya. Meski hanya sebentar, pemain internasional Jerman mengaku sangat menikmati tiga pekan waktu liburnya.

Can memang tidak memiliki waktu yang lama untuk berlibur. Usai menuntaskan musim 2015/16, ia harus segera bergabung dengan sesi latihan timnas Jerman untuk berlaga di Euro 2016. Bersama Der Panzer, Can melaju hingga babak semifinal.

“Ini adalah liburan yang pendek tapi saya menikmatinya. Musim lalu adalah musim yang panjang bagi saja. Sekarang, setelah istirahat, saya sudah siap untuk kembali bermain sepakbola,” ujar Can di laman resmi klub.

Pemain berusia 22 tahun ini mengaku bahwa kebugarannya dalam kondisi yang bagus meski sudah tiga pekan tidak berlatih. Ia sudah siap mengikuti persiapan pramusim dan tak sabar menantikan pertandingan perdana The Reds di Premier League.

“Saya tidak punya waktu lama untuk berhenti dan saya juga tidak terlalu banyak kehilangan tingkat kebugaran saya. Saya bersama baik di sesi latihan,”

“Tentu saja, saya akan datang lagi. Saya sangat senang bisa kembali dan saya tak sabar menunggu sampai Premier League dimulai. Pramusim memang sulit, tapi kami ingin mencapai kebugaran untuk sepanjang musim. Ini adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri,” tukasnya.

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, Pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi memberikan penilaian atas bagaimana perbandingan antara sosok Cristiano Ronaldo dengan sosok Lionel Messi. Kedua pemain saat ini disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia.

Nama Ronaldo dan Messi memang telah terlibat persaingan dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan tersebut mereka tunjukkan lewat bagaimana mereka mendominasi Ballon d’Or sejak 2010 silam.

Messi sendiri meraih Ballon d’Or empat kali, sementara Ronaldo meraihnya dua kali. Bahkan sebelum FIFA mengakuisisi penghargaan Ballon d’Or pada 2010, Ronaldo dan Messi sama-sama menyabet penghargaan pemain terbaik di dunia, Ronaldo pada 2008 dan Messi pada tahun 2009.

Komentar Sacchi mengenai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

“Cristiano Ronaldo merupakan lambang dari seseorang yang sangat profesional. Dia tak memiliki talenta yang sama seperti Lionel Messi, tapi dia merupakan pemain yang hebat,” puji Sacchi seperti dilansir As.

“Saya pernah mengunjungi Carlo Ancelotti sekali saat di Madrid dan bahkan sebelum latihan dimulai, Ronaldo sudah berada di sana, melakukan latihan di ruang ganti sebelum pemain lain datang. Dia mempunyai banyak kemauan dan nafsu besar,” tandasnya.

Kabar lain juga dari Diego Maradona yang memperingatkan AFA bahwa Lionel Messi harus dibiarkan sendirian dan memikirkan mengenai keputusannya pensiun dari tim nasional.

Ketua komite normalisasi, AFA, Armando Perez, sebelumnya pernah mengatakan bahwa ia akan menemui bintang Barcelona untuk menanyakan mengenai masa depannya di tim nasional.

Namun Maradona menyebut hal tersebut sebagai ide yang buruk.

“Jika ada seseorang yang berencana untuk berbicara dengannya, saya kira ia tidak perlu melakukannya, karena ia akan mendapatkan respon yang negatif, tak peduli siapapun yang datang,” tutur Maradona pada AS.

“Ia harus dibiarkan sendirian. Biarkan ia memikirkan mengenai apa yang ia inginkan. Karena ia tidak membutuhkan sepakbola Argentina, kita-lah yang membutuhkan dirinya.”

Argentina sendiri kini juga tengah sibuk mencari pelatih baru, usai Gerardo Martino memutuskan untuk mundur dari jabatan timnas Argentina, setelah terjadi kekisruhan di tubuh AFA menjelang Olimpiade 2016.